jujur gue prihatin sama anak-anak zaman sekarang. kecil-kecil udah merokok, naek motor ugal-ugalan, bahkan ada yang gayanya selangit (ga sopan lah, belagu lah, kurang ajar lah, macem-macem deh). nah yang lebih memprihatinkan lagi, beberapa orang tua justru lebih berkesan memperbudak anaknya sendiri (WOI INI ANAK LO WOI. nb: ini bukan pengalaman gue aja). mau tau contohnya? Nih:
kita misalkan nama anak si udin
"udin ambilin minum dong" (padahal minumnya ada di depan matanya sendiri, minta tuangin ke gelas gitu)"udin lepasin kaos kaki bapak" (yang ini gue cukup miris dengernya, lebih miris karena yang cerita itu perempuan)"udin, kamu males banget sih jadi anak. jam segini belum mandi" (padahal sendirinya belum mandi)dan lain-lain*eh iya, maaf nih cuma ngasih contoh perkataan si bapak doang. soalnya mostly bapak yg doyan nyuruh-nyuruh
tak perlu di kasih contoh banyak pun seharus nya kita sadar. anak itu titipan dari Tuhan (buat semuanya nih NO SARA) sudah sepatutnya kita jaga dengan sepenuh hati. jangan mau buatnya aja. ada lagi temen gue yang kesehariannya sering di tinggal sama orang tuanya. tidak semua kebahagiaan bisa di beli dengan uang. oke mulai tahap ini gue mulai emosi
ada lagi nih. contoh orang tua yang umum
orang tua: "udin, nanti kamu kuliah di teknik sipil aja ya"
udin: "tapi udin maunya kuliah di Teknik informatika"
orang tua: "pokoknya kamu masuk teknik sipil aja! mau jadi apa kamu masuk teknik informatika?"
sering kali orang tua memaksakan kehendaknya. mereka berpikir bahwa apa yang menurutnya baik pasti baik untuk anak. pendapat ini SALAH BESAR, karena TIDAK SEMUA pendapat orang tua itu benar. seorang anak berhak menentukan masa depannya sendiri. biarkan lah ia melakukan kesalahan karena kesalahan itulah yang membuatnya menjadi lebih baik
sampai sini dulu ya. nanti INSYA ALLAH bersambung ke part 2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar